TIPS

[Contoh] Tips menempatkan router Wi-Fi di rumah

Sinyal lemah di kamar belakang sering bukan soal kecepatan paket, tapi soal letak router. Lima langkah ini bisa Anda coba sendiri.

Tim Teknis PayoNet
· 4 menit baca
Bagikan
[Foto utama artikel]

Router Wi-Fi memancarkan sinyal ke segala arah, lalu melemah setiap kali melewati dinding, lemari, atau perabot logam. Letak router yang tepat sering memberi perbaikan lebih besar daripada menaikkan paket.

1. Taruh di tengah rumah

Hindari pojok ruangan atau dekat jendela. Semakin ke tengah, semakin rata jarak sinyal ke setiap kamar.

2. Letakkan agak tinggi

Di atas lemari atau rak setinggi sekitar 1–1,5 meter lebih baik daripada di lantai. Sinyal menyebar ke bawah dan samping.

TIPS CEPAT

Jangan pindahkan ONT (perangkat fiber dari kami) sendiri — kabel optiknya mudah patah. Yang boleh dipindah adalah router Wi-Fi, menggunakan kabel LAN.

3. Jauhkan dari penghalang

  • Akuarium dan dispenser air
  • Kulkas, microwave, dan lemari besi
  • Cermin besar dan dinding beton tebal

4. Pilih pita 2,4 GHz atau 5 GHz

5 GHz lebih cepat tapi jangkauannya pendek, cocok untuk ruangan yang sama dengan router. 2,4 GHz lebih jauh menembus dinding, cocok untuk kamar yang berjauhan.

[Ilustrasi denah rumah dan jangkauan sinyal]
[Keterangan gambar]

5. Rumah bertingkat? Tambah titik akses

Untuk rumah dua lantai, satu router jarang cukup. Gunakan mesh Wi-Fi atau access point tambahan yang disambung kabel LAN dari router utama.